Rabu, 09 Februari 2022

SAMPAI JUMPA LAGI !


 SEE YOU AGAIN!

Menceritakan perjuangan sang pahlawan  Cipto Mangunkusumo dilahirkan pada 4 Maret 1886 di desa Pecangakan, Jepara, Jawa Tengah yang dipenjaran ketiga kalinya hidup dalam pembuangan.Demi tanah air dan bangsa beliu reala atas perlakuan pemerintah kolonial dengan perjuangan lahir dan batinya dengan menatap masa depan yang cerah bahwa bangsa kita akan merdeka, yakin akan hal itu beliu meninggalkan beberapa pesan dan kesan sebelumnya. Ia wafat pada tahun 1943 dan dimakamkan di TMP Ambarawa. Jakarta, 8 Maret 1943. Pada tanggal 19 Desember 2016, atas jasa jasanya, Pemerintah Republik Indonesia, mengabadikan beliau di pecahan uang logam rupiah baru, pecahan Rp. 200.

Perjuangan yang dilakukan oleh dr. Cipto Mangunkusumo bukan hal yang sia-sia, bagaimanapun juga kecil, besarnya suatu perjuangan itu kemudian hari akan indah dikenang oleh para anak cucu dan keturunan kita. Karena hidup adalah perjuangan maka jangan sia siakan walaupun hal yang sepele remeh temeh.

Beliu juga mengajarkan kita bagaimana usaha atau dalam bahasanya ikhtiar dengan mudah, ringan dan susah payah maupun berat beliu akan mengerahkan sekuat kuatnya pada dirinya sekalipun nyawa taruhannya dia kerahkan demi kita sekarang yang sudah merdeka, sebagai bentuk pengabdian kepada tanah air tercinta.

Tidak ada suatu hal yang akan tercapai bila tidak dibeli dengan pengorbanan yang mahal, nyatalah itu bukanlah hanya cerita tapi realita yang ada sekrang. Kita lihat apa yang pendahulu para nenek moyang mbah mbah yang berjuang penuh dengan derita, merasakan panas, perih dan bau asap yang belum pernah kita alami, terdengar suara dari langit bagaikan air hujan tanpa berhenti sampai banjir lautan merah ini tak terhentikan sampai melepas belenggu yang mengikita selama ini. Jadi inilah yang dinamakan pengorbanan tanpa jasa yang dibayar mahal oleh kita.

 Mansia harus melakukan kewajiban dengan tidak menghitung – hitung apa yang akan menjadi buah, tidak menjumlah apa yang akan datang selanjutnya. Pada umumnya kita tahu akan pilihan mana yang baik dan buruknya dengan ukuran atau hitungan masing masing dirinya semua itu dengan keingian yang akan di capai yang mereka mau dan harapkan, tidak meperdulikan kanan atau kiri yang terpenting kemauan dirinya sendiri atas tindakan perbuatan dari orang lain dan diri kita. Tetapi jikia kita memiliki tujuan yangn sama keinginan yang sama harapan yang sama masa depan yang sama menjadi satu paduan antara perbedaan yang melengkapi multikultural, dan tugasnya masing masing mempunyai peran yang berbeda maka di situlah adanya persatuan dan kesatuan menujua indonesia maju.

Dari pengorbanan yang sekarang suatu hari akan terjadi indonesia baru akan terlahir, lebih besar dan lebih mulia dari pada indonesia sekarang, yeah lebih mulia dari pada indonesia dahulu. Makna yang tersirat didalamnua begitu dalam dan selaras dengan citi cita yang mulia, di situlah peranan pemuada indonesia berusaha, ikhtiar, kerja, dan jangan putus asa apapun masalah dan hirup pikuk kehiduapan yang sekarang hadapi jangan menyerah jangan terserah terusalah berjuang para pemuda pejuang Indonesai.

Apa yang sudah diperjuangakan dr. Cipto mangungkusumo adalah pembuktian usaha mencari keselamatan menjadi kuat, dengan jatuhnya banyak korban suatu bukti senyata-nyatanya gerakan kita maju tapi masih lemah, oleh karena itu membanting tulang, menguras tenaga untuk menyusun kekuatan sekuat-kuatnya itulah patriot Indonesia yang berjuang bersama tanpa lelah dan semangat yang membara, biarkan yang tidak murni terbakar mati.

Tidak ada kata – kata perpisahan bagi kita, melaikan kita akan bertemu lagi see you again. itu sekilas perjuangan dr. Cipto Mangunkusumo dalam judul SAMPAI BERTEMU LAGI ! JILID 1 BUKU DIBAWAH BENDERA REVOLUSI(DBR) Ir. Sukarno.

Masa depan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Profile Calon Rektor 2023-2027